Bisakah Jenazah Pasien Covid-19 Tularkan Virus? Ini Kata Kepala Dinkes Bontang
Redaksi Newsbontang

By Annas 19 Okt 2020, 15:32:47 WIB PEMKOT
Bisakah Jenazah Pasien Covid-19 Tularkan Virus? Ini Kata Kepala Dinkes Bontang

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Bahauddin Saat Rapat Dengan DPRD Bontang


NEWS BONTANG- Fenomena penolakan jenazah pasien Covid-19 marak terjadi di tengah masyarakat yang ketakutan akan tertularnya dari virus mematikan tersebut.

 

Menanggapi fenomena ini, Kepala Dinas Kesehatan Bontang Bahauddin  menegaskan agar masyarakat tidak perlu bereaksi terlalu berlebihan.

Baca Lainnya :

 

Menurutnya, jenazah yang sudah dikubur tidak akan menularkan virus kepada yang sehat selama proses pemakaman mematuhi protokol penanganan covid.

 

“Kalau sudah menggunakan protokol saat melakukan penguburan maupun langkah membungkus mayatnya, sudah tidak menular lagi,” ujar Bahauddin saat rapat di lantai II sekretariat DPRD Bontang Senin 19/10/2020 siang.

 

Di tambahkan Bahauddin, bahwa penularan antara jenazah pasien Covid-19 dengan orang yang sehat memang bisa terjadi lewat cairan di tubuh sang mayat. Ketika terjadi kontak dengan cairan tersebut, maka akan membahayakan bagi yang menyentuh.

 

Atas alasan itu juga, jenazah Covid-19 harus segera dikuburkan agar tidak membusuk dan mengeluarkan cairan.

 

“Proses kerusakan jaringan itu prosesnya 3-6 jam, kalau jenazah lama dikuburkan kan dia akan mengeluarkan cairan, dari cairan itu akan mengelurkan bau busuk, di sanalaj keluar virus itu tadi,” urainya.

 

“Dikhawatirkan ketika tidak melakukan protokoler yang sudah  disiapkan pemerintah, maka terjadi penularan,” tambah Bahauddin.

 

Selain itu, jenazah yang sudah dibungkus sesuai dengan protokol kesehatan tidak boleh dibuka kemabali. Sebab jika kantong jenazah dibuka kembali, maka bisa dipastikan mereka yang menyentuh akan terifeksi virus. 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment