Cuaca Gerimis Warnai Kepergian Mantan Wali Kota Periode 2011-2015
Pewarta : Devi

By Annas 01 Okt 2020, 16:00:21 WIB Politik
Cuaca Gerimis Warnai  Kepergian Mantan Wali Kota Periode 2011-2015

Keterangan Gambar : sesaat sebelum di makamkan di TPU Bontang Kuala, Keluarga dan simpatisan Almarhum Adi Darma melakukan salat jenazah dan tetap mengacu protokol Covid-19


NEWS BONTANG, Prosesi pengantaran jenazah almarhum Adi Darma, di tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Bontang Kuala diwarnai mendung disertai hujan gerimis.  Tangis lepas sanak keluarga, kerabat bahkan simpatisan harus rela dan ikhlas  mengiringi kepergian beliau.  

Kepergian almarhum, sontak membuat para kerabat seolah tak percaya beliau yang dikenal baik dan periang itu pergi untuk selamanya.  Sebelum menuju ke TPU Bontang Kuala, jenazah di salatkan secara terbuka di parkiran RSUD Taman Husada.  Tampak sejumlah kerabat beliau (almarhum) terisak pilu tak bersuara. Namun, menyembunyikan rundung duka yang mendalam. Saat jenazah di salatkan, posisi jenazah tetap berada dalam ambulans.

Berita duka yang tak disangka itu, membuat keluarga terpukul. Menurut keterangan salah satu sumber, almarhum  sehari sebelumnya sempat dikabarkan membaik. Terlihat Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase, yang merupakan pasangan dalam pemilukada Desember 2020 mendatang  juga terlihat diam, meratap. Air mata tampak tipis berderai di pipi yang dibungkus rapi dengan masker, namun ia tetap tegar.  

Baca Lainnya :

Sebelumnya, Anak sulung almarhum, Adi Darma, Ferza Agustia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh media dan simpatisan yang hadir yang turut mendoakan Adi Darma. Ia juga memohon maaf jika semasa hidup, ayahnya (alm. Adi Darma) pernah melakukan kesalahan.

"Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut mendoakan bapak selama dirawat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga medis yang bekerja keras merawat bapak selama 8 hari ini,”Ujarnya.  

Ia juga memohon maaf lahir bain jika (alm) semasa hidupnya ada kesalahan disengaja maupun tidak disengaja.

“Atas nama keluarga, mohon maaf yang sebesar-besarnya dan bisa mengikhlaskan beliau, serta (mengimbau) turut mendoakan beliau pada hari ini yang akan dikubur di TPU Bontang Kuala ba'da Asar." Ujar Ferza.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, warga di sepanjang jalan berdiri menyaksikan ambulans yang mengangkut jenazah almarhum berlalu menuju TPU untuk dimakamkan.

Sekedar diketahui, Adi Darma sempat menjadi Wali Kota Bontang, 2011-2015 ia berpasangan dengan politisi PKS Isro Umarghani. Pada pilkada 2015-2020 ia kembali mencalonkan diri (petahana) namun rupanya bintang kejora tak berpihak padanya. Meskipun didukung Sembilan partai besar yang ada di parlemen saat itu. Ia kalah oleh rivalnya Neni Moerniaeni dan Basri Rase yang hanya melalui jalur independen dengan perolehan suara 44. 300 suara. Saat ini ia kembali mencalonkan diri dengan diusung hanya dua partai yakni PKB dan PDI-P namun ajal menjemputnya setelah terkonfirmasi positif Covid. 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment