Disdik, Berikan Ruang Bagi Guru Penulis Yang Terlibat LKS PJOK
Pewarta : Risma

By Annas 13 Okt 2020, 15:10:11 WIB PEMKOT
Disdik, Berikan Ruang Bagi Guru Penulis Yang Terlibat LKS PJOK

Keterangan Gambar : Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdikbud Kota Bontang Saparudin (Foto/Risma)


NEWS BONTANG- Pembahasan pembuatan lembar kerja siswa (LKS) bagi jenjang selolah dasar (SD) di Kota Bontang mulai dilanjutkan.

 

Tri Ayuningsih merupakan salah satu guru di SDN 008 Bontang Utara, dibidang Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang turut hadir dalam kegiatan pembahasan LKS, yang dilaksanakan pada Rabu (07/10) pagi bertempat di Aula Autis Center Bontang.

Baca Lainnya :

 

Mewakili para guru dibidangnya, Ia meminta agar penyusunan LKS dapat dilakukan secara terpisah. Sebab, materi bagi mapel PJOK sangat berbeda dengan mata pelajaran (mapel) lainnya. Menurutnya, mapel PJOK dalam bentuk materi dan keterampilan motorik (praktik).

 

“Kami berharap kepada Disdik Bontang untuk bisa mengabulkan permintaan kami. Sebab, selama ini kegiatan pembelajaran kami lebih banyak di lapangan daripada di kelas. Bahkan, untuk kelas 1 dan kelas 2 masih dipegang guru kelas, bukan kami (guru PJOK) . Kami khawatir materi yang diberikan, tidak sesuai dengan materi PJOK,” harapnya.

 

Ia menambahkan, guru PJOK Bontang memiliki komunitas mandiri yang kompak dan kreatif. Dengan memberikan unjuk kemudahan pelajar dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Bontang, seperti para guru telah membuat video terkait mapel PJOK.

 

“Kami telah membuat video pembelajaran di youtube channel. Kami berharap, para siswa kami bisa mengambil atau mengunduh hanya di channel youtube kami,” ucapnya.

 

Menurutnya, proses PJJ pada mapel PJOK masih mengalami mengalami kendala yang cukup banyak dirasakan oleh para siswa.

 

“Banyak kendala yang dialami siswa seperti kurangnya sarana dan prasarana. Contoh saja, siswa yang tidak memiliki bola kasti, Kami menyuruh siswa tersebut untuk membuat dari kertas yang digulung berbentuk bola kasti. Sedangkan alat pemukulnya bisa terbuat dari ranting kayu,” tuturnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdikbud Kota Bontang, Saparudin mengungkapkan, akan memberikan ruang seluas-luasnya bagi para guru PJOK agar menyusun LKS dengan sendirinya.

 

“Kami memberikan ruang bagi guru PJOK untuk menyusun LKS sendiri. Bagi kami, tidak menjadi masalah, karena yang mengetahui dilapangan adalah mereka,” tandasnya. #ADV




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment