Gandeng Bank Kaltimtara, Pemkot Resmi Launching Retribusi Pasar Tradisional Non Tunai
Pewarta : Risma

By Annas 04 Agu 2020, 12:41:26 WIB Ekonomi
Gandeng Bank Kaltimtara,  Pemkot Resmi Launching  Retribusi Pasar Tradisional Non Tunai

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan Kota Bontang, Asdar (Foto/Risma)


NEWS BONTANG.COM  Menggandeng Bank Kaltimtara, pemerintah Kota Bontang  melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Diskop-UKMP) akhirnya resmi luncurkan program retribusi pasar tradisional secara non-tunai.

"Alhamdulillah program ini memang sudah kami rintis sejak akhir 2019 kemaren. Koordinasi  pun ditindak lanjuti, sehingga hari ini kami bisa launching untuk satu project. Kami sangat bangga, karena Bontang termasuk diantara 10 kabupaten kota di Kalimantan Timur  yang bisa launching program ini," ungkap Kepala Diskop-UKMP, Asdar Ibrahim usai kegiatan, di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Selasa, (04/08) pagi.

Lanjut Asdar, program ini nantinya akan dilakukan ke seluruh pasar se-Kota Bontang.

Baca Lainnya :

"InshaAllah ini berjalan sebagai project terlebih dahulu di pasar Telihan, kemudian  pasar Taman Rawa Indah akan menyusul setelah kami cek keselurahan dari hasil di pasar Telihan,"ucapnya.

Asdar pun meyakini tidak ada kendala dalam penggunaan program yang diluncurkan ini, sebab sudah dilakukan pengkajian secara matang.

"Sampai dengan saat ini kami sudah melakukan kajian, dan rata-rata pedagang kita mesti punya handphonde (HP) dan ini aplikasi simpel saja. Jadi mudah-mudahan tidak ada kendalanya, dan kami yakin memang tidak ada kendala, karena kami pun sudah melakukan kajiannya bahkan kita lakukan sosialisasinya," ungkapnya.

Dirinya pun berharap, dengan adanya program ini, bisa menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mendongkrak nilai PAD (Pendapatan Asli Daerah) di kota Bontang dan meminimalisir kebocoran pungutan biaya.

"Ini merupakan salah satu langkah untuk mendongkrak nilai PAD kota Bontang, dalam bentuk meminimalisir kebocoran pemungutan. Karena selama ini kan masih manual, jadi dengan penggunaan non tunai ini pedagang yang langsung melakukan kewajibannya, sehingga PAD kita bisa lebih meningkat," ujarnya optimis.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment