Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menghadiri Rapat Terbuka Senat Universitas Nahdlatul Ulama (UNU)
Redaksi

By Annas 13 Jul 2022, 17:02:16 WIB Kominfo Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menghadiri Rapat Terbuka Senat Universitas Nahdlatul Ulama (UNU)

Keterangan Gambar : Gubernur Kaltim H.Isran Noor Saat Menghadiri Rapat Terbuka senat Mahasiswa (UNU) Kaltim


Samarinda News Bontang.Com – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengatakan salah satu tantangan masyarakat Kaltim dalam menghadapi persoalan baik regional, nasional maupun global ialah pembangunan sumber daya manusia (SDM).

"Hanya dengan pendidikan maka kemajuan itu baru akan berhasil dan tercapai, bidang apa saja. Nggak usah mikir pendidikan itu kerja apa nggak. Pendidikan itu sumber dari sebuah kebahagiaan," tegas Isran di Samarinda, Rabu.

Sebagai informasi, hal tersebut disampaikan Isran pada Rapat Terbuka Senat Universitas Nahdlatul Ulama Kaltim dalam rangka Wisuda II Strata Satu dengan orasi ilmiah "Menyiapkan SDM yang kompetitif menuju IKN Nusantara" di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu (13/7/2022).

Baca Lainnya :

Isran pun mengimbau seluruh wisudawan dan wisudawati yang baru saja lulus tersebut untuk harus tetap mengembangkan diri dan kapasitas dalam memberikan kontribusi besar bagi masyarakat di sekitar.

"Pokoknya mereka harus belajar terus, tidak pernah putus dalam mengejar pengetahuan di level apa saja," ujarnya.

Menurutnya, selain menjadi sumber dari sebuah kebahagian, pendidikan juga dianggap sebagai sumber dari capaian untuk mendapatkan sebuah tujuan.

"Dalam menghadapi persoalan regional, nasional dan global dunia pendidikan harus jadi terdepan, tidak ada pilihan lain," tegasnya.

Ia pun mengaku akan memberikan beasiswa kepada lima mahasiswa/mahasiswi UNU Kaltim yang memiliki nilai prestasi terbaik.

"Beasiswa prioritas ini bagi mereka yang memiliki nilai prestasi terbaik tapi mereka harus kembali menjadi dosen di situ dan mengisi tenaga pengajar guna mencukupi persyaratan akreditasi," ungkapnya.

Rektor UNU Kaltim, Farid Wadjdy menambahkan, sebuah keterdesakan oleh situasi mengharuskan UNU Kaltim untuk mampu menghasilkan SDM yang unggul, kompetitif dan berdaya saing.

"Oleh karena itu tugas UNU adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas. Kedua hal ini harus kami lakukan secara bersamaan dalam menjawab tantangan ke depan, tantangan Indonesia maju dan tantangan di depan mata kita, Kaltim sebagai IKN," tuturnya.

Ia ingin lulusan UNU Kalltim turut mewarnai IKN, baik di pemerintahan maupun di aktivitas lainnya.

Ia menambahkan, di satu sisi UNU Kaltim membina mahasiswanya untuk memahami prinsip keagamaan islam, namun di sisi lain juga dibekali kemampuan akademis yaitu kemampuan teknologi.

"Saya berharap dengan modal iman dan teknologi, dimanapun lulusan UNU akan mampu mewarnai kehidupan bermasyarakat, beragama, berbangsa dan bernegara," harapnya. (Adv/diskominfo Kaltim)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.