Jaga Fungsi IPAL Tetap Optimal, Dinas PUPRK Bontang Rutin Lakukan Pemeliharaan
Pewarta : Risma

By Annas 20 Nov 2020, 10:13:00 WIB PEMKOT
Jaga Fungsi IPAL Tetap Optimal, Dinas PUPRK Bontang Rutin Lakukan Pemeliharaan

Keterangan Gambar : Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Kota Bontang Karel (Foto/Risma)


NEWS BONTANG- Instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) untuk membuat aliran air menuju sungai menjadi bersih dan layak digunakan kembali, dirasa sangat berperan penting. Mengingat Kota Bontang merupakan Kota Industri.

 

Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Kota Bontang rutin melakukan perawatan di lima tempat Instalasi air limbah yang berada di Guntung, Loktuan, Berbas Pantai, Bontang Kuala dan Api-Api.

Baca Lainnya :

Disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Kota Bontang Karel, pada tahun 2021 nantinya memungkinkan pihaknya tidak melakukan pembuatan Ipal. Namun, hanya melakukan perbaikan apabila dirasa mengalami kerusakan.

"Untuk tahun 2021 nantinya hanya fokus pada perbaikan Ipal saja," ujarnya saat ditemui (19/11).

Dirinya menambahkan, terdapat beberapa ipal yang sifatnya hasil dari swakelola masyarakat. Terlebih, Ipal hasil swakelola tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN yang dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang nantinya akan dipelihara perawatannya oleh Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP).

"Kemudian ada juga ipal-ipal yang sifatnya swakelola masyarakat. Untuk ipal ini kebetulan sumber dananya dari DAK (Dana Alokasi Khusus) dari APBN, yang dikerjakan oleh KSM dan nanti dipelihara oleh KPP," imbuhnya. 

Karel menjelaskan, metode pembangunan ipal-ipal tersebut ini pun dilakukan dalam bentuk seperti sapiteng komunal yang berskala besar. Di dalam nya pun memiliki 7 ruangan untuk saling menyaring dari satu tempat ke tempat lainnya.

"Ipal tersebut ini sebenarnya sudah terbangun. Dalam bentuk seperi sepiteng komunal, jadi bukan RBC tapi sepiteng yang skala besar,"

"Bentukannya bukan satu kolam besar, tapi di dalamnya ada semacam ruangan-ruangan yang mengelola, sebanyak 7 ruangan yang akan mengisi dan menyaring satu sama lain, sehingga diolah secara alami dari beberapa ruangan tersebut," tandasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment