Jambret Handphone Bocah, Pria di Tangerang Ditangkap
Redaksi Newsbontang

By Annas 05 Des 2020, 09:25:51 WIB Daerah
Jambret Handphone Bocah, Pria di Tangerang Ditangkap

Keterangan Gambar : Foto: Penjembret bocah di Tangerang ditangkap. (Dok Polsek Cipondoh)


NEWS BONTANG- Polisi mengamankan pria inisial FF (28) karena diduga menjambret handphone milik seorang warga. Korban diketahui anak-anak berusia enam tahun.

 

"Korban masih berusia enam tahun," kata Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (5/12/2020).

Baca Lainnya :

 

Pelaku menjambret Korban pada Jumat (4/12) sekitar pukul 07.15 WIB di daerah Pinang Kota, Tangerang. Saat itu pelaku hendak menuju rumah kakak iparnya untuk meminjam uang.

 

Namun, pelaku tidak menemukan kakak iparnya tersebut di rumah. Saat hendak pulang, Maulana mengatakan pelaku melihat seorang anak kecil tengah memegang handphone duduk sendirian di sebuah rumah.

 

Maulana mengatakan pelaku sempat mengawasi keadaan sekitar untuk memastikan situasi aman. Usai dinilai aman, pelaku lalu menjambret handphone korban.

 

"Pelaku turun dari sepeda motor seketika merampas handphone korban. Korban sempat lari mengejar pelaku sambil berteriak minta tolong," ujar Maulana.

 

Pihak keluarga segera melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cipondoh. Di bawah pimpinan Pamit Ipda Aziz, polisi mengecek lokasi dan mengumpulkan sejumlah bukti petunjuk.

 

Polisi lalu mengetahui keberadaan pelaku yang diduga berada di kediamannya yang berada di daerah Cipondoh. Tidak butuh waktu 24 jam, pada sore harinya sekitar pukul 15:44 WIB, polisi mengamankan pelaku di kediamannya.

 

"Tim langsung bergegas melakukan penangkapan pelaku serta mencari barang bukti hasil perampasan yang sudah berada di konter handphone di sekitar rumah pelaku," ungkap Maulana.

 

Maulana mengatakan pelaku serta barang bukti handphone curian kini telah diamankan di Polsek Cipondoh. Pelaku masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik. 

Atas tindakannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan disertai ancaman kekerasan dengan hukuman 9 tahun penjara.





Sumber : Detik News




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment