Jelang Mudik, 300 Personel Operasi Ketupat Pantau Warga Keluar Masuk Bontang

By Annas 05 Mei 2021, 15:38:33 WIB Daerah
Jelang Mudik, 300 Personel Operasi Ketupat Pantau Warga Keluar Masuk Bontang

Keterangan Gambar : Suasana apel pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2021, di lapangan Mako Polres Bontang, Rabu (5/5/2021). (Doc. Istimewa)


NEWSBONTANG.COM - Operasi Ketupat Mahakam akan dilaksanakan selama 11 Hari, terhitung mulai 6 sampai 17 Mei 2021.

Lebih dari 300 personel gabungan dari TNI/Polri serta Dinas Perhubungan akan siaga selama operasi Ketupat Mahakam 2021.

Kapolres Bontang, AKBP Hanifah Martunas Siringoringo mengatakan, fokus utama dari operasi tahun ini untuk penyekatan arus mudik.

Baca Lainnya :

"Operasi ini terpusat, jadi sudah ditentukan oleh Mabes Polri," kata AKBP Hanifah Martunas Siringoringo saat ditemui usai apel gelar pasukan, di Mako Polres Bontang, Rabu (5/5/2021).

Lebih lanjut, ia menyampaikan dalam operasi tersebut ada 5 titik yang akan didirikan pos pengamanan, yakni  pos Tugu selamat datang Bontang, pos pelayanan terminal bus Kanaan, pos Pelabuhan Lok Tuan, Pos Tanah Datar, dan pos Marang Kayu.

"Beberapa pos sedang kita persiapkan, sedang kita dirikan. Nanti personel kita tempatkan untuk melakukan operasi ketupat mahakam," pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Choirul Huda menambahkan, pihaknya mendukung penuh kegiatan Operasi Ketupat Mahakam 2021.

Bahkan, pihaknya menurunkan pasukan sekitar 65 orang dari kodim dan rudal untuk membackup pos yang telah disiapkan oleh pihak kepolisian.

Sehingga, ia menghimbau kepada masyarakat tidak lengah pada saat perayaan hari lebaran idul fitri. Dan selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

"Bagaimana ketentuan takbiran dan salat Ied tolong diikuti dan dilaksanakan," tutupnya. (Ryn/NB)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.