Komisi II dan III Lakukan Kunjungan Lapangan Terkait 8 Aset YKHT dan YPK
Pewarta : Risma

By Annas 20 Okt 2020, 11:18:05 WIB DPRD
Komisi II dan III Lakukan Kunjungan Lapangan Terkait 8 Aset YKHT dan YPK

Keterangan Gambar : Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang Rustam Saat Kunjungan Kerja Bersama Komisi III DPRD di (Foto/Risma)


NEWS BONTANG- Komisi II dan III DPRD Kota Bontang, melakukan kunjungan lapangan, terkait dengan aset daerah, berupa lahan yang diserahkan oleh pihak Yayasan Kesejahteraan Hari Tua (YKHT) dan Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) kepada Pemerintah Kota Bontang.

 

Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang, Rustam menyampaikan, hal tersebut telah menjadi kesepakatan bersama antara YKHT dan YPK dalam rapat dengar pendapat yang sebelumnya telah dilaksanakan pada (28/09/2020) lalu.

Baca Lainnya :

 

"Saat ini kita akan mengukur 8 lokasi. Salah satunya sudah kita ukur ini. Dengan hasil pengukuran pertama seluas, 3840 m persegi. Alhamdulillah tidak ada kendala. Dan secara resmi juga disaksikan oleh pihak BPN, pihak PKT, serta YKHT dan YPK," ujarnya saat usai meninjau lahan di jalan M Efendi.

 

Rustam juga mengatakan, telah disepakati bersama, jika lokasi yang telah ditentukan dalam lahan pertama yakni, lapangan Volly, pujasera Effendi BTN PKT dan pendopo yang telah aman. Sehingga secepatnya akan diserahkan kepada Pemkot Bontang.

 

"Selanjutnya tugas kita nanti, akan dimasukkan ke bagian aset di kota Bontang, dan kita bisa bangun infrastruktur selanjutnya. Kalau tidak salah, disini nantinya akan kita bangun, gedung Balai Pertemuan Umum (BPU). Dengan rencana tahun 2021 nantinya," imbuhnya.

 

Politisi Partai Golkar ini juga menambahkan,  nantinya akan ada 8 titik yang akan diukur. Yang segera masuk dalam fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

 

"Kita tau bersama, setiap perumahan itu wajib ada fasum dan fasosnya," tambahnya.

 

Rustam menuturkan, aspirasi yang diberikan oleh masyarakat ini telah digaungkan dari forum RT sejak tahun 2018. Kendati demikian, apa yang telah diinginkan sudah cepat direalisasikan.

 

"Aspirasi ini, mulai digaungkan teman-teman dari forum rt, sejak tahun 2018. Alhamdulillah komunikasi ini sudah bisa diperjuangkan dan dapat respon di tahun ini," pungkasnya.

 

Dengan begitu, aset kepemilikan secara otomatis akan berubah. Dari YKHT, YPK menjadi kepemilikan Pemerintah Kota Bontang. Serta secara otomatis akan masuk di dalam APBD anggarannya. #ADV




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment