Makam Kiai yang Jasadnya Utuh Usai Tiga Tahun Dikebumikan Ramai Peziarah
Redaksi Newsbontang

By Annas 28 Nov 2020, 12:51:23 WIB Daerah
Makam Kiai yang Jasadnya Utuh Usai Tiga Tahun Dikebumikan Ramai Peziarah

Keterangan Gambar : Makam Kiai Baidowi ramai peziarah (Foto: Istimewa)


NEWS BONTANG- Jasad KH Ahmad Baidowi di Sampang diketahui masih utuh meski sudah 3 tahun dikebumikan. Kini, makam Kiai Baidowi ramai dikunjungi para peziarah.

Sebelumnya, jasad Kiai Baidowi yang masih utuh diketahui usai anaknya, KH Sufyan Ahmad. Dia menemukan makam abahnya ambruk akibat guyuran hujan deras pada Senin (23/11).

 

Baca Lainnya :

Kiai Sufyan menyebut ada sedikit banyak peziarah yang datang setiap harinya ke makam Kiai Baidowi. Kiai Sufyan pun bersyukur lantaran semakin banyak pihak yang mendoakan orang tuanya. 

 

"Iya sedikit banyak ada perubahan peziarah. Semoga lebih banyak yang mendoakan orang tua saya," kata Kiai Sufyan kepada detikcom di Surabaya, Sabtu (28/11/2020).

 

Hari ini saja, Kiai Sufyan menyebut ada ratusan santri yang berziarah ke makam Kiai Baidowi. Para santri ini juga menggelar acara tahlil bersama.

 

"Sekarang ada 200-an santri yang ada di sini tahlil dan ziarah," imbuhnya.

 

Saat meninggal sekitar tiga tahun lalu, Kiai Sufyan mengatakan banyak pihak yang mengirim doa pada abahnya. Bahkan, hingga hari ke-11 setelah meninggal, masih banyak pelayat dari para kiai desa hingga kiai di Sampang yang mendoakan almarhum.

 

"Bacaan ayat suci Al Qur'an terus berlanjut setiap malam dan siang tiada henti mulai hari beliau wafat hingga hari ke 11. Orang yang tahlilan setiap malam tidak kurang dari antara 800 orang," imbuhnya.

 

Sebelumnya, jasad Kiai Baidowi yang masih utuh diketahui usai anaknya, KH Sufyan Ahmad menemukan makam abahnya ambruk akibat guyuran hujan yang deras pada Senin (23/11). Lalu, Kiai Sufyan dan santrinya memperbaiki makam dengan bantuan masyarakat sekitar. Kiai Sufyan mengaku cukup terkejut saat melihat jenazah orang tuanya masih utuh. Bahkan, rambut Kiai Baidowi juga ditemukan masih ada.

 

"Terus diperbaiki sama santri, kemudian banyak masyarakat yang datang saat itu. Karena itu amblesnya dalam. Oleh saya disuruh perbaiki sampai ke dalam. Ternyata di dalamnya, pembatas antara mayit itu ternyata patah semua. Tapi alhamdulillah mayitnya tidak berubah, masih utuh," ungkap Kiai Sufyan.

 

Namun, Kiai Sufyan tidak memperkenankan orang lain untuk masuk ke liang lahat dan memegang jenazah. Proses perbaikan makam Kiai Baidowi dilakukan dengan mengganti kain kafannya dengan yang baru, tetapi tanpa memindahkan mayat dan mengubah posisi mayat.

 

"Terus mayit tidak disentuh santri atau masyarakat. Memang tidak saya perbolehkan. Saya minta posisinya jangan diubah, jadi seperti yang ada," pungkasnya.

 

Tak hanya ditemukan masih utuh, jasad Kiai Baidowi juga mengeluarkan aroma wangi dan harum. 

"Biasanya kan ada bau seperti kayak busuk, tapi ini enggak. Posisinya juga masih seperti semula. Karena (di dalam liang lahat) airnya masih banyak, kan biasanya airnya bau. Tapi itu enggak," imbuhnya.





Sumber : Detik News








Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment