Pelaku Penganiayaan Wanita Di Bonles Terancam 12 Tahun Penjara
Redaksi News Bontang

By Annas 17 Des 2020, 11:10:05 WIB Kriminal
Pelaku Penganiayaan Wanita Di Bonles Terancam 12 Tahun Penjara

Keterangan Gambar : Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo saat jumpa pers dengan awak media Jum’at (17/12/2020).


NEWS BONTANG- Polres Bontang berhasil membekuk pelaku penganiayaan wanita 36 tahun di sebuah gedung kosong yang berada di wilayah Bontang Lestari (Bonles) pada Senin (14/12/2020).

 

Tersangka ALD (21 tahun) berhasil diringkus pada 16 Desember lalu dirumahnya, yang berada di Jalan Pramuka, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan sekira pukul 14.30 Wita.

Baca Lainnya :

 

Meski sempat melakukan perlawanan saat dibekuk, tersangka berhasil diamankan dan dihadiahi timah panas oleh petugas.

 

Dalam melakukan aksinya, tersangka ALD berpura-pura ingin membeli Hp korban dengan melakukan pertemuan (COD) untuk jual beli handphone di simpang 3 TPA Bontang Lestari.

 

Pelaku kemudian mengajak korban ke pondok yang tak jauh dari lokasi pertemuan, dengan dalih uang yang akan diberikan, ada pada ibu tersangka. Sesampainya dilokasi tersangka lalu merampas Hp milik korban dengan menodongkan sebilah badik ketubuh korban.

 

Namun korban melakukan perlawanan, sehingga badik tersangka terjatuh. Tak berhenti disitu, tersangka kemudian mendorong wanita itu hingga tersungkur di lantai dan mengambil batang pohon berukuran sedang untuk memukuli korban.

 

“Pelaku memukuli korbannya di bagian kepala dan muka berkali-kali, sampai tak sadarkan diri, pelaku juga mengambil uang dan Hp milik korban,” ujar Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo saat konferensi pers dengan awak media Kamis (17/12/2020).

 

Usai melakukan aksinya, pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh peternakan ini, berusahan menyembunyikan wanita tersebut dengan menarik tubuh korban kedalam pondok, dengan maksud aksi pelaku tidak diketahui oleh warga yang melintas.

 

Tak berhenti disitu, pelaku juga berusaha untuk menghilangkan barang bukti dengan membuang identitas korbanya. Pelaku juga menyembunyikan sepeda motor milik korban di kebun sawit tidak jauh dari tempat kejadian.

 

“Pelaku ini juga sempat memotong karet stang motor korban, tujuannya biar sidik jari tidak diketahui, setelah itu pelaku meninggalkan tempat tersebut dan membuang batang pohon yang dipakai pelaku untuk memukul korbannya,” kata AKBP Hanifa.


Akibat pukulan benda tumpul yang dilancarkan pelaku, kini korban masih dirawat secara intensif di RSUD Taman Husada akibat mendapat luka cukup serius di bagian rahang retak dan sobekan di bagian pipi. 


Polres Bontang pun berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Vario, satu unit sepeda motor jenis Honda Supra Fit, batang kayu yang digunakan tersangka, handphone jenis Oppo Reno 4 milik korban, satu bilah bidik milik tersangka, satu buah ATM milik tersangka, dan beberapa barang milik korban seperti, helm, jaket, kacamata, sepasang sandal dan sarung tangan, dan kartu identitas. 


Saat ini, penyidik terus melakukan pengusutan kasus ini. Pelaku pun akan dibidik dengan Pasal 365 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment