Pemerintah Kota Bontang Persiapkan Rencana Penerapan Presensi Online
Redaksi Newsbontang

By Annas 17 Okt 2020, 11:08:23 WIB PEMKOT
Pemerintah Kota Bontang Persiapkan Rencana Penerapan Presensi Online

Keterangan Gambar : Absen Online (Istimewa)


NEWS BONTANG- Guna melakukan penyesuaian terhadap kondisi Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Bontang tidak lagi menggunakan handkey (absensi sidik jari) di setiap Perangkat Daerah dan unit kerja sebagai metode laporan kehadiran pegawai. Karena penggunaan handkey sangat dikhawatirkan dapat menjadi media penularan Covid-19 karena permukaan tapak sidik jari yang sama digunakan secara bergantian.

 

Seiring dengan penerapan Work From Home (WFH) bagi sebagian pegawai guna membatasi jumlah pegawai yang bekerja langsung di kantor sehingga dapat memberikan ruang dalam mengatur jarak kerja antar pegawai, untuk itu Pemerintah Kota Bontang melaksanakan sistem presensi dan presensi secara shareloc atau berbagi lokasi. Khusus shareloc dilaporkan secara berjenjang ke masing-masing atasan langsung.

Baca Lainnya :

 

Hal Itu Diungkapkan Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia  (BKPSDM) Kota Bontang Sudi Priyanto,  saat ini pihaknya sedang mempersiapkan aplikasi Presensi Online untuk dipergunakan sebagai alat ukur kehadiran bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Presensi online dapat dioperasikan melalui HP Android maupun laptop yang terhubung dengan jaringan/paket data  internet.

 

“Ada pasword yang akan diberikan untuk masing-masing pegawai, dan sistem ini dapat mendeteksi posisi sebagai pengganti shareloc pada sistem yang digunakan selama ini. Pegawai yang melaksanakan cuti juga dapat diperhitungkan melalui aplikasi ini,” jelasnya.

 

Aplikasi ini nantinya juga akan dapat menarik data SKP (Sasaran Kinerja Pegawai), sehingga sekaligus dapat mengkalkulasi berapa persentase Tunjangan Tambahan Penghasilan yang diterima masing-masing pegawai setiap bulannya, yang diantaranya juga ditentukan oleh indikator tingkat kehadiran pegawai.

 

Dengan penggunaan presensi online tersebut maka nantinya tidak ada lagi media absensi yang digunakan melalui kontak langsung karena penggunaannya oleh masing-masing individu tiap pegawai. Pun halnya dengan tandatangan pada lembar absensi juga masih menimbulkan kerentanan.

 

“Target kami aplikasi ini sudah dapat diuji coba pada akhir bulan Nopember 2020 dan secara aktif dapat difungsikan secara penuh pada Januari 2021,” pungkasnya. #ADV




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment