Pencuri Kotak Amal di Kudus Diciduk, Motor Pelaku Dibakar Warga
Redaksi Newsbontang

By Annas 04 Des 2020, 14:06:33 WIB Daerah
Pencuri Kotak Amal di Kudus Diciduk, Motor Pelaku Dibakar Warga

Keterangan Gambar : Warga bakar motor milik pencuri kotak amal masjid di Kudus. (Foto: Dok Polres Kudus)


NEWS BONTANG- Pelaku pencurian kotak amal di Desa Kalirejo Kecamatan Undaan, Kudus, Jawa Tengah diamankan polisi. Satu unit sepeda motor diduga milik pelaku dibakar warga.

 

"Iya benar, telah diamankan seorang pelaku pencuri kotak amal," kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma saat dihubungi detikcom, Jumat (4/12/2020).

Baca Lainnya :

 

Aditya mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada pukul 05.00 WIB pagi tadi. Awalnya warga menaruh curiga karena di kompleks masjid ada suara seperti uang receh berjatuhan. Kemudian ada pula warga yang melihat seorang pria sedang mencuri kotak amal di masjid Desa Kalirejo.

 

 

"Kemudian warga ada yang bilang, itu mencuri kotak amal. Warga melihat kotaknya sudah rusak. Kemudian warga mendengar suara 'blak-blak' di sebelah masjid," ucap Aditya.

 

Warga selanjutnya mencari seorang pria yang diduga masih sembunyi di sekitar masjid sambil menghubungi polisi. Singkat cerita polisi dan warga menemukan pria sedang bersembunyi di sebelah masjid. Akhirnya seorang pria berinisial MN (21) diamankan polisi.

 

"Ditemukan seorang yang sedang sembunyi di sebuah lubang dengan posisi gelantungan (bersembunyi) samping masjid," jelasnya.

 

Aditya menjelaskan saat itu warga kesal dengan ulah pelaku lalu membakar satu unit motor yang diduga milik pelaku di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku langsung diamankan polisi.

 

"Tapi pelaku ditanya bukan motornya, tapi ada pelaku dua lainnya. Temannya yang dua sedang kabur. Informasi bersangkutan mereka ada bertiga. Dua kabur, satu diamankan. Motornya saja dibakar, pelaku langsung diamankan petugas polisi," sambung Aditya.

 

Sejumlah barang bukti diamankan pihak kepolisian. Di antaranya uang tunai Rp 346 ribu dan dua kotak aman yang kondisinya rusak.

 

"Barang bukti ada uang tunai Rp 346 ribu. Kemudian dua kotak amal sudah jebol. Pengakuan tersangka duit tunai dari Indomaret, tapi masih kita selidiki," ujar dia.

 

Kini polisi masih memburu dua pelaku lainnya. Aditya mengungkap, pelaku diancam pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun. 

"Pasalnya 363 tentang pencurian dengan pemberatan," tandas Aditya.






Sumber : Detik News




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment