Pengakuan Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan Hingga Korban Kritis: Saya Minta Maaf
Redaksi News Bontang

By Annas 17 Des 2020, 12:55:21 WIB Daerah
Pengakuan Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan Hingga Korban Kritis: Saya Minta Maaf

Keterangan Gambar : Aldiansah (21) hanya bisa tertunduk saat di pamerkan jajaran Polres Bontang dengan menggunakan baju orange bertuliskan ‘Tahanan Polisi’ (Foto/PH)


NEWS BONTANG- Aldiansah (21) warga Jalan Pramuka, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, hanya bisa tertunduk saat di pamerkan jajaran Polres Bontang dengan menggunakan baju orange bertuliskan ‘Tahanan Polisi’.

 

Aldi di tetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap Yusianti (36) di sebuah gedung kosong yang berada di wilayah Bontang Lestari (Bonles) pada Senin (14/12/2020).

Baca Lainnya :

 

Pelaku mengaku telah memukul kepala korban dengan batang pohon berukuran sedang 3-4 kali hingga korban tak sadarkan diri.

 

Pengakuan itu disampaikan tersangka saat menjawab pertanyaan dari awak media saat konferensi pers bersama Kapolres Bontang, AKBP Hanifa Martunas Siringoringo, Kamis (17/12/2020).

 

Dihadapan Kapolres, tersangka mengaku terpaksa memukul wanita yang beralamat di Jalan Panjaitan, Gang Piano, Bontang Baru ini, lantaran takut korban berteriak.

 

“Saya takut korban berteriak, jadi saya pukul dia,”ujarnya.

 

Ditanya soal aksinya sudah direncanakan, Aldi beralasan niatnya muncul saat korban sudah sampai di lokasi pertemuan mereka, untuk melakukan jual beli handphone di simpang 3 TPA Bontang Lestari.

 

“Saat korban sampai, saya langsung berfikir untuk mengambil Hp korban, karna saya tertarik dengan Hp korban, jadi saya rampas dengan mengancam dengan badik yang saya bawa, tapi ibu itu melawan, akhirnya jatuh, sehingga saya ambil kayu yang ada di belakang langsung saya pukul,” katanya.

 

Aldi mengaku sangat menyesal melakukan aksinya tersebut, dirinya pun mengaku terpukul dan tidak menyangka dirinya bisa melakukan hal keji tersebut.

 

“Mungkin saya tidak pantas untuk minta maaf, karna kondisi korban sedang kritis sekarang, saya hanya bisa meminta maaf dan saya akan bertanggung jawab atas perbuatan saya ini,” ujar aldi.

 

Akibat pukulan benda tumpul yang dilancarkan pelaku, kini korban masih dirawat secara intensif di RSUD Taman Husada akibat mendapat luka cukup serius di bagian rahang retak dan sobekan di bagian pipi.  

Saat ini, penyidik terus melakukan pengusutan kasus ini. Pelaku pun akan dibidik dengan Pasal 365 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment