Perekaman KTP-El dan KIA di Benua Etam Melebihi Target Nasional

By Annas 24 Mei 2022, 14:14:06 WIB Kominfo Kaltim
Perekaman KTP-El dan KIA di Benua Etam Melebihi Target Nasional

Keterangan Gambar : Noryani Sorayalita yang merupakan Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim di Hotel Swiss-belhotel Balikpapan, Selasa (24/5/2022).


NEWSBONTANG.COM - Perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) untuk wilayah Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 15 Mei 2022 tercatat sebesar 100,89 persen, angka ini melebihi target Nasional sekitar 99,30 persen.


Hal itu dikatakan Noryani Sorayalita yang merupakan Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim di Hotel Swiss-belhotel Balikpapan, Selasa (24/5/2022).

Baca Lainnya :


Ia membeberkan bahwa tingkat perekaman KTP-El tertinggi di Benua Etam diraih Kota Bontang dengan cakupan perekaman sebesar 102,44 persen. Sedangkan yang terendah adalah Kabupaten Kutai Timur sebesar 95,97 persen.


Kemudian, untuk cakupan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk wilayah Provinsi Kaltim sebesar 67,69 persen melebihi target Nasional tahun 2021 sekitar 40,00 persen. 


Tingkat kepemilikan KIA tertinggi pun diraih Kota Samarinda dengan cakupan kepemilikan sebesar 101,29 persen. Sedangkan, angka terendah ada di Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar 41,31 persen.


"Harapannya, kabupaten/kota yang mencapai target kinerja jangan berpuas diri. Karena, penduduk kita ini bersifat dinamis yang setiap saat mengalami perubahan," ungkapnya.


Oleh sebab itu, Noryani meminta agar pihak terkait tetap ditingkatkan cakupan perekaman identitas penduduknya terutama untuk anak sekolah menjelang usia 17 tahun. 


Sementara, yang belum mencapai target diingatkan untuk mengoptimalkan perekamannya dengan bekerja-sama dengan Ketua RT, Lurah dan Camat serta melakukan layanan jemput bola ke sekolah-sekolah dan pusat keramaian.


“Hal yang menurut saya perlu ditingkatkan adalah pemberian nilai manfaat lebih dari KIA,” pesannya.


Selain sebagai bukti identitas anak 0-17 tahun kurang 1 hari, tetapi juga dapat digunakan untuk mendapat potongan harga melalui kerja sama dengan pihak ketiga di daerah seperti tempat bermain anak, toko pakaian anak, toko buku dan rumah makan.


Sehingga, melalui kerja sama tersebut maka secara otomatis masyarakat semakin banyak dan dengan kesadaran sendiri mengurus KIA untuk anak-anaknya.


Kemudian selain perekaman KTP-El dan KIA, yang saat ini menjadi perhatian pemerintah adalah pendataan penduduk rentan administrasi kependudukan.


Penduduk rentan terdiri dari penduduk korban bencana alam/bencana sosial, orang terlantar, komunitas terpencil, penduduk yang menempati kawasan hutan, tanah Negara atau tanah dalam kasus pertanahan. 


“Subjek dari penduduk terlantar itu adalah orang jalanan atau kaum marjinal, miskin kronis, ODGJ, narapidana, disabiltas dan transgender,” paparnya.


Dinas Dukcapil kabupaten/kota pun diharapkan untuk terus berinovasi dalam layanan adminduk dan pencatatan sipil. Semua itu dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan Adminduk. 


“Setiap hari kita mendapatkan tantangan baru untuk bagaimana berinovasi agar layanan Dukcapil bisa lebih baik lagi dari waktu ke waktu,” ujarnya. (Yud/NB/Adv/KominfoKaltim)


Yuk! Join ke kanal telegram “NB Buddy Update” newsbontang.com untuk mendapatkan informasi terbaru. Caranya tekan link: //t.me/newsbontangupdate, kemudian pilih join.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.