Pilkada di Tengah Pandemi, Sekda Aji : Batasi Kerumunan Maksimal 100 Orang
Pewarta : Devi

By Annas 19 Sep 2020, 20:12:48 WIB Kesehatan
Pilkada di Tengah Pandemi, Sekda Aji : Batasi Kerumunan Maksimal 100 Orang

Keterangan Gambar : Rakornas oleh Kemendagri melalui daring dihadiri oleh Pemkot Bontang dan jajaran penyelenggara pemilukada


NEWS BONTANG, Pemkot Bontang, tengah konsen regulasi anyar Perwali Nomor 21 Tahun 2020,tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19. Ini artinya, pesta demokrasi Desember 2020 mendatang,diberi batas maksimal untuk berkumpul kurang lebih 100  Orang.

“Sesuai regulasi, untuk kampanye yang sifatnya berkumpul dimaksimalkan hanya 100 orang dengan tetap mengacu protokol kesehatan ketat,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda)  AJi Erlynawati saat dimintai keterangannya seusai Rakornas di Gedung Command Center, Jumat (18/9) siang kemarin.

Meski demikian, regulasi itu masih dapat disesuaikan. Artinya, ini masih bersifat tentatif. Kemungkinkan dapat berubah tergantung kondisi di lapangan. 

Baca Lainnya :

“Meskipun ada Perwali, namun kemungkinan  akan berubah. Tergantung dengan kondisi di lapangan,"Ujarnya.

Ia berharap pandemi Covid-19, akan segera berlalu jadi kita lebih leluasa dalam pesta demokrasi setiap 5 Tahun ini. Harapnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP, Ibnu Gunawan, mengaku ihwal kontroversi terkait putusan KPU yang mengijinkan menggelar agenda terbuka di saat pandemi melanda Indonesia semakin marak. Apalagi kata dia kasus COVID-19 terus mengalami peningkatan. Pilkada serentak yang digelar beberapa Kabupaten dan Kota yang masih berstatus Zona merah membuat hal ini harus disikapi secara bijak.

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu koordinasi dan melakukan evaluasi secara berkala terkait regulasi tersebut.

“Karena kami pelaksana di lapangan, kami akan diskusikan dulu di forum resminya. Yang jelas kami menjalankan sesuai aturan yang ada.” Tutupnya




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment