Polri Periksa 8 Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung Besok
Redaksi Newsbontang

By Annas 26 Okt 2020, 12:58:01 WIB Nasional
Polri Periksa 8 Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung Besok

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi Kebakaran Kejagung. (Rengga Sancaya/detikcom).


NEWS BONTANG-Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap delapan orang tersangka terkait kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung. Pemeriksaan akan dilakukan esok hari.

 

"Rencana 8 tersangka kasus Kebakaran Gedung Kejagung dipanggil dan akan diperiksa hari Selasa 27 Oktober Jam 10.00 WIB," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2020).

Baca Lainnya :

 

Pemeriksaan akan dilakukan oleh tim gabungan terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan. Kedelapan tersangka akan diperiksa di ruangan Subdit 1 Dittipidum Bareskrim Polri.

 

"(Pemeriksaan) oleh Tim penyidik gabungan Dit Tipidum Bareskirm Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan di ruang pemeriksaan Subdit 1 Dit Tipidum Bareskrim Polri," jelasnya.

 

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Ferdy Sambo membenarkan pemanggilan delapan tersangka ini. Ia menambahkan bahwa ini adalah pemeriksaan pertama mereka sebagai tersangka setelah sebelumnya berstatus sebagai saksi.

 

"Besok baru diperiksa (sebagai tersangka)," ujar Ferdy kepada detikcom melalui pesan singkat.

 

Untuk diketahui Bareskrim menetapkan delapan orang sebagai  tersangka Kebakaran Kejagung.

 

Mereka adalah T,H,S,K,dan IS yang berprofesi sebagai kuli bangunan dan UAM sebagai mandor tukang.

 

Dua tersangka lainnya yaitu Direktur Utama PT APM berinisial R dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kejagung dengan inisial NH. Para tersangka dijerat pasal 188, 55 dan 56 KUHP dengan ancman hukuman lima tahun penjara.

 

Bareskrim Polri sudah memeriksa 131 orang untuk menginvestigasi kebakaran gedung utama Kejagung pada 22 Agustus lalu. Proses penyidikan berjalan dua bulan. Kebakaran ini bukan disengaja melainkan karena kealpaan.

 

Polisi mengatakan kebakaran Kejagung berawal dari api rokok. Cairan pembersih juga turut menyebabkan gosong kantor lembaga penegak hukum itu.

 

 

Sumber : Detik News

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment