Sudah 1,5 Juta Orang di Dunia Meninggal Akibat Virus Corona
Redaksi Newsbontang

By Annas 04 Des 2020, 14:01:37 WIB Kesehatan
Sudah 1,5 Juta Orang di Dunia Meninggal Akibat Virus Corona

Keterangan Gambar : Ilustrasi (iStock)


NEWS BONTANG- Lebih dari 1,5 juta orang meninggal akibat virus Corona (COVID-19) di berbagai negara. Dilaporkan bahwa rata-rata satu kematian akibat Corona terjadi tiap 9 detik dalam setiap minggunya.

 

Seperti dilansir Reuters, Jumat (4/12/2020), lebih dari separuh juta kematian akibat Corona dilaporkan hanya dalam dua bulan terakhir. Ini mengindikasikan bahwa keparahan pandemi Corona masih jauh dari akhir.

Baca Lainnya :

 

Secara global, nyaris 65 juta orang telah terinfeksi virus Corona dengan negara-negara yang terdampak paling parah, termasuk Amerika Serikat (AS), berjuang menghadapi gelombang ketiga virus Corona.

 

Sepekan terakhir, lebih dari 10 ribu orang meninggal akibat Corona setiap harinya di berbagai negara. Angka tersebut mengalami kenaikan stabil setiap pekannya.

 

Kebanyakan negara di dunia saat ini sedang memerangi gelombang kedua dan ketiga virus Corona yang skalanya lebih hebat dari gelombang pertama, sehingga pembatasan-pembatasan harus kembali diterapkan di beberapa negara.

 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus Corona telah menyebabkan kematian lebih banyak dalam sepekan terakhir dibandingkan tuberkolusis tahun 2019 lalu dan hampir empat kali lipat dari jumlah kematian akibat malaria.

 

Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Robert Redfield, pada Rabu (2/12) waktu setempat, memperingatkan bahwa pandemi Corona akan memicu krisis kesehatan paling parah di AS dalam beberapa bulan ke depan, sebelum vaksin tersedia secara luas.

"Saya benar-benar yakin ini akan menjadi masa tersulit dalam sejarah kesehatan publik di negara ini," sebut Redfield.

 

AS masih menempati peringkat atas untuk negara dengan total kematian akibat Corona terbanyak di dunia, dengan lebih dari 273 ribu kematian sejauh ini.

 

Total kematian di wilayah Amerika Utara dan Amerika Latin jika digabungkan mencapai lebih dari 50 persen dari semua kematian akibat Corona yang telah dilaporkan. Kawasan Amerika Latin, yang tercatat sebagai wilayah yang terdampak Corona paling parah di dunia untuk total kematian, baru-baru ini melampaui lebih dari 450 ribu kematian. 

Data penghitungan Johns Hopkins University (JHU) menunjukkan total 65.169.904 kasus Corona kini terkonfirmasi secara global, dengan total 1.505.527 kematian.





Sumber : Detik News




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment