Tinjau Proyek Pabrik CPO, DPRD Nilai Data Naker Tak Sesuai Fakta

By Annas 21 Jan 2020, 07:18:05 WIB DPRD
Tinjau Proyek Pabrik CPO, DPRD Nilai Data Naker Tak Sesuai Fakta

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Bontang saat meninjau lokasi proyek pembangunan pabrik CPO di Kelurahan Bontang Lestari, Senin 20/1 (Foto/Sadam Topo)


NEWS BONTANG – Komisi I dan III DPRD Kota Bontang kembali meninjau lokasi proyek pembangunan pabrik crude palem oil (CPO) di Kelurahan Bontang Lestari, Bontang Selatan, Senin (20/1/2020) Pagi.

Usai kunjungan, Raking anggota Komisi I DPRD menyatakan dalam kunjungan tersebut pihaknya fokus pada aduan warga setempat. Terkait banyaknya pekerja lokal yang tidak terakomidir dalam proyek yang dijalankan  PT. EUP tersebut.

Bahkan, politisi Partai Berkarya itu mengungkapkan dari hasil kunjungan ditemukan fakta bahwa selama ini PT. EUP telah melaporkan data yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Khususnya terkait penyerapan tenaga kerja.

Baca Lainnya :

"Selama ini yang disampaikan karyawan lokal sudah masuk 60 persen, ternyata omong kosong. Setelah kita masuk di sana tidak berbanding lurus, karena ada sub-sub yang tadi saya datangin,” terangnya.

Kata dia, fakta lapangan menunjukkan dibagian sipil atau konstruksi ada sekitar 21 pekerja tetapi orang lokal cuma 5 pekerja. Padahal pekerjaan tersebut masuk borongan, yang harusnya memberdayakan masyarakat lokal.

“Menurut Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 10 Tahun 2008 yang berlaku tentang penerimaan tenaga kerja, jelas seharusnya 75 persen pekerja lokal yang diakomodir,” tegasnya.

Atas fakta lapangan tersebut, pihaknya akan segera memanggil Pimpinan PT. EUP dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) guna mencocokkan data sebenarnya. Sebab pihaknya menilai pengerjaan saat ini hanya melibatkan pekerja lokal sekira 10 hingga 20 persen saja.

"Kita akan memanggil sesegera mungkin sekitar awal Februari nanti,” pungkasnya. (*/Mira/NB).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment