Aktivitas Terminal Bus Bontang Beranjak Normal

By Annas 16 Okt 2021, 14:52:22 WIB Daerah
Aktivitas Terminal Bus Bontang Beranjak Normal

Keterangan Gambar : Suasana keberangkatan Bus di Terminal Bus Bontang, di jalan Letjen S Parman, Bontang Barat, Sabtu (16/10/2021). (Doc.Ryn/NB)


NEWSBONTANG.COM - Terminal Bus Bontang mengalami peningkatan jumlah penumpang per hari, dampak dilonggarkannya kebijakan pemerintah dalam Penyekatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bontang. 

 

Saat ini Bontang telah menerapkan PPKM di level 3. Sementara untuk dalam lingkup kebijakan PPKM di Kaltim masih dalam level 4, tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 24/2021.

Baca Lainnya :

 

Dari pantauan media ini, terlihat beberapa penumpang sedang menunggu keberangkatan Bis di ruang tunggu Terminal Angkutan Darat Bontang. Dengan dua armada yang siap mengantarkan penumpang ke luar Bontang.

 

Apalagi tren kasus Covid-19 sedang melandai di Kota Bontang. Hal itu membuat masyarakat tak khawatir, jika harus berurusan ke luar kota seperti Samarinda dan Sangatta.

 

Operator Terminal Bus Bontang Karimuddin, menuturkan sejak dua minggu terakhir penumpang bus dengan tujuan Kota Samarinda dan Sangatta mengalami peningkatan.

 

Peningkatan itu terlihat dari jumlah armada  dalam sehari, sebanyak tiga armada bus melakukan keberangkatan. Sebelumnya hanya satu hingga dua bus saja yang berangkat dalam sehari sejak ada kebijakan PPKM dari pemerintah.

 

Meskipun jumlah penumpang kian meningkat, harga karcis tidak mengalami perubahan. Tetap di harga Rp 30.000 ribu (non AC) dan Rp 40.000 ribu (AC).

 

"Kalau masalah penumpang sedikit mengalami peningkatan, sebelumnya hanya satu hingga dua bus. Saat ini dalam sehari ada tiga bus yang berangkat, kata Karimuddin saat dikonfirmasi via telepon seluler, Sabtu (16/10/2021).

 

Namun, penumpang harus menunggu satu jam hingga satu setengah jam terlebih dahulu sebelum berangkat. Karena, harus mencukupi kuota penumpang dengan jumlah 15 orang dalam satu bus.

 

"Biasanya penumpang memang harus menunggu sampai 15 orang, barulah bis itu bisa berangkat," pungkasnya.

 

Dikonfirmasi terpisah, saat media ini menyambangi Terminal Bus Bontang, salah satu penumpang bus tujuan Bontang-Samarinda Christien (22), mengaku sering menggunakan jasa angkutan umum seperti bus selama dua bulan terakhir. 

 

Masa pandemi ini dirinya menggunakan bus untuk mengurusi tugas akhir kuliahnya. 

 

Menurutnya, sebelum pandemi Covid-19, hanya menunggu sampai 10 menit hingga 20 menit sudah dapat berangkat. Karena penumpang cukup banyak.

 

Namun, masa pandemi saat ini, ia harus menunggu sampai satu jam lebih, hingga kuota penumpang tercukupi, kemudian bisa berangkat menuju Samarinda.

 

"Iya sekarang menunggunya agak lama, soalnya penumpangnya tidak sebanyak dulu sebelum pandemi Covid-19. Saya menggunakan bus karena harganya juga cukup ekonomis," tandasnya. 

 

Sebagai tambahan informasi, saat ini armada yang terdaftar di Terminal Bus Bontang antara lain; PO Bone Indah Jaya, PO Arafat Transportasi, PO Perum Damri, dan PO Sapulidi Bersaudara.

 

Sementara, PO Gelora Express Group dan PO Jahe Raya berhenti operasi sementara sejak tiga bulan lalu. Namun, akan beroperasi kembali jika jumlah penumpang mengalami peningkatan yang signifikan. (Ryn/NB)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.