Djumariah, Sosok Guru Disiplin Dari SDN 02 Bontang
Pewarta : Risma

By Annas 13 Okt 2020, 13:03:51 WIB PEMKOT
Djumariah, Sosok Guru Disiplin Dari SDN 02 Bontang

Keterangan Gambar : Djumariah, Guru Dari SDN 02 Bontang (Risma)


News Bontang- Djumariah atau yang akrab di sapa Bu Djum, merupakan  seorang guru di salah satu sekolah dasar (SD) di Kota Bontang yakni SDN 02 Bontang Selatan yang mengajar mata pelajaran IPS.

 

Guru yang kini berusia 49 tahun ini, lahir di Kota Balikpapan 10 Mei 1971, dan memiliki tiga orang putri yakni Tyas Verawaty Mulyono, Ditha Paramitha Mulyono dan Salsabila Jasmine Mulyono, hasil dari Buah Cintanya dengan Mulyono sang suami.

Baca Lainnya :

 

Djum telah menempuh pendidikan hingga Strata satu (S1), yang diawali dengan pendidikan SD 21 di Kota Balikpapan. Dilanjutkan ke jenjang SMPN 06 Kota Balikpapan. Selanjutnya Ia melanjutkan SPGN Balikpapan. Tak hanya itu, Djum kembali melanjutkan pendidikan D2 di Universitas Mulawarman, Kota Samarinda, dan berlanjutkan ke jenjang S1.

 

Walaupun saat ini cara belajar dan mengajar berbeda dari yang sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang berkomitmen, para pihak sekolah maupun guru tidak menjadikan alasan pandemi Covid-19 untuk tidak mengajar, kegitan belajar dan mengajar tetap di lakukan meski metode yang dilakukan dengan cara daring (Online).

 

Wanita yang tinggal di Jalan Selat Selayar, RT 19 No.30 Bontang Selatan ini menyampaikan,  tidak ada kendala yang dihadapinya selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hanya saja, kendala terjadi pada peserta didik yang tidak memiliki HP android, dan terpaksa harus menunggu orang tuanya usai bekerja.

 

"Alhamdulillah untuk saat ini tidak ada, tetapi ada diantara peserta didik yang orang tuanya hanya memiki satu HP , sehingga ketika akan mengikuti pembelajaran yang saya berikan tidak bisa mengikutinya karena dibawa orang tuanya bekerja,” ujarnya.

 

Bagi Djum, meski keadaan pandemi seperti saat ini, tidak membuat Ia dan seluruh tim nya menyerah untuk tetap memberikan pembelajaran bagi muridnya. Meski adanya jarak,  ibu dari tiga anak tersebut selalu berpesan kepada murid agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

Ia pun berharap, agar seluruh murid bisa tetap semangat belajar meski terkendala akibat adanya wabah Covid-19 dan terpaksa untuk belajar di rumah.

 

”Semoga para peserta didik tetap rajin dan semangat dalam pembelajaran disaat kondisi pandemi ini,” ucapnya melalui WA, Sabtu (03/10).

 

Djum yang dikenal dengan kedisplinannya ini, merupakan salah satu guru Kota Taman yang masuk dalam tim penyusunan Lembar Kerja Siswa (LKS), atas kerjasama tersebut, Ia mendapatkan sertifikat penghargaan berupa Piagam dan SK atas bantuannya dalam melancarkan program LKS untuk jenjang SD, melalui Dikdisbud Kota Bontang.

 

Selama penyusunan LKS, Djum mengungkapkan, berbagai kendala seperti waktu yang terlalu mepet dan harus mendampingi anak didiknya dalam Pembelajaran Jarak jauh (PJJ).


"Alhamdullah tidak ada kendala. namun kami harus Kejar-kejaran dengan waktu sekaligus mengajar dan mendampingi siswa belajar daring,” pungkasnya. #ADV




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.