Kafilah MTQ Serbu Ido Niaga, Pelaku UMKM Raup Untung Hingga Rp 2 Juta

By Annas 11 Jun 2021, 09:31:02 WIB Daerah
Kafilah MTQ Serbu Ido Niaga, Pelaku UMKM Raup Untung Hingga Rp 2 Juta

Keterangan Gambar : Situasi pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Kota Bontang di Ido Niaga, jalan Pangeran Antasari, Bontang Selatan, Kamis (10/6/2021). (Doc. Ryn/NB)


NEWSBONTANG.COM - Pusat perbelanjaan oleh oleh khas Bontang di Ido Niaga, jalan Pangeran Antasari, Bontang Selatan, ramai diserbu para kafilah yang selesai bertanding dalam hajatan akbar MTQ ke 42, dari tanggal 3 hingga 9 Juni 2021.

Ketua Asosiasi Industri Kerajinan (ASIK), Hadarudin, menuturkan omset penjualan naik hingga 70 persen dalam tiga hari belakangan ini.

Namun, hanya tiga Kota saja yang mengunjungi Pusat perbelanjaan di Ido Niaga. Diantaranya, Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Balikpapan.

Baca Lainnya :

"Hasil ini belum maksimal, karena hanya tiga Kota saja yang mengunjungi. Mungkin separuhnya dibawa Liasion Officer (LO) ke UMKM centre" Kata Hadarudin saat di konfirmasi via telepon, Kamis (10/6/2021) lalu.

Lebih lanjut, Hadarudin mengaku mendapatkan penghasilan kotor sebesar Rp 700 ribu dalam sehari. Bahkan mencapai Rp 2 juta, untuk beberapa pelaku UMKM di Ido Niaga.

"Alhamdulillah ada rezeki yang kami terima dalam lomba MTQ ini,” imbuhnya.

Diakhir, Hadarudin menyampaikan kafilah MTQ yang berbelanja di Ido Niaga, memburu souvenir khas Bontang, seperti baju, kalung, gelang dari manik manik dan souvenir lainnya.

"Para kafilah cukup antusias berbelanja sovenir khas Bontang, karena banyak yang unik di Ido niaga. Cocok dijadikan cindera mata di bawakan untuk keluarga dan teman mereka," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pemuda (Dispopar) Bontang, Bambang Cipto Mulyono, menjelaskan pihaknya sudah menginstrusikan kepada LO kafilah MTQ untuk mengantarkan ke destinasi wisata dan perbelanjaan di Bontang.

Disinggung terkait kunjungan yang belum maksimal di beberapa pusat perbelanjaan, Bambang mengaku memang tidak ada program khusus untuk mengajak para kafilah berwisata di Bontang.

"LO sudah kami bekali tempat berbelanja dan wisata di Bontang, mungkin waktunya yang sangat mepet, jadi tidak sempat para kafilah mengunjungi tempat wisata. (Ryn/NB)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.