Motor Curian Sisa Rangka, Maling Ini Preteli Barang Bukti untuk Dijual

By Annas 11 Jun 2021, 17:07:12 WIB Kriminal
Motor Curian Sisa Rangka, Maling Ini Preteli Barang Bukti untuk Dijual

Keterangan Gambar : Tersangka (tengah) diamankan polisi beserta barang bukti, di Polsek Marangkayu, Sebuntal, Kutai Kartanegara, Jumat (11/6/2021). (Doc. Humas Polres Bontang)


NEWSBONTANG.COM – AS (29) diringkus Tim Rajawali Polres Bontang dalam operasi gabungan bersama dengan Reskrim Polsek Marangkayu dan Reskrim Muara Badak, dalam kasus pencurian sepeda motor, di Muara Badak, Kutai Kartanegara, pada Jumat (11/6/2021) sekira pukul 03.00 Wita.

AS menjadi tersangka setelah melancarkan aksi pencurian sepeda motor di sebuah kebun karet milik warga, di Kampung Kutai KM 5, Sebuntal, Marangkayu, Kukar.

Setelah melakukan penyelidikan, dalam rumah tersangka polisi menemukan barang bukti dua buah sepeda motor yang diduga hasil pencurian.

Baca Lainnya :

Namun salah satu barang bukti sepeda motor dengan merk Yamaha, saat diamankan sudah berupa rangka saja. AS sempat membongkar motor tersebut, dengan maksud dijual kembali ke warga sekitar kediamannya.

"Untuk menghindari kecurigaan petugas, pelaku mempreteli kendaraan untuk dipakai sendiri, dan kerangka motornya dijual ke warga di Muara Badak," kata Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo, melalui Kapolsek Marangkayu AKP Sujarwanto, dikutip NEWSBONTANG.COM melalui lewat pesan tertulis.

Lebih lanjut, AKP Sujarwanto mengatakan, dari hasil penyelidikan dan interogasi petugas di lapangan, tersangka mengaku dalam melakukan aksinya dibantu oleh satu orang rekannya.

Saat ini, polisi sedang melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka yang diketahui berada disekitar kediaman tersangka. Diketahui, buronan ini merupakan residivis dengan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

"Saat ini petugas sudah mengamankan tersangka beserta barang bukti di Polsek Marangkayu. Untuk dilakukan pengembangan, dalam memburu salah satu rekan dari tersangka," ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang Pencurian Pemberatan.

"Akibat perbuatannya, tersangka mendapat ancaman hukuman 7 tahun penjara, tutup AKP Sujarwanto. (Ryn/NB)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.