Tak Mau Ambil Resiko, Isran Noor Belum Putuskan PTM Tingkat SMA

By Annas 17 Okt 2021, 15:56:36 WIB Daerah
Tak Mau Ambil Resiko, Isran Noor Belum Putuskan PTM Tingkat SMA

Keterangan Gambar : Gubernur Kaltim Isran Noor, saat ditemui awak media usai membuka agenda Rakorda DPD NasDem Bontang, di Ballroom Hotel Grand Equator, Guntung , Bontang Utara, pada Minggu (17/10/2021). (Doc. Ryn/NB)


NEWSBONTANG.COM - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor belum memutuskan waktu dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

 

Seperti yang diketahui, domain wewenang keputusan berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim.

Baca Lainnya :

 

PTM belum dapat digelar lantaran pelajar SMA dan tenaga pendidik belum seluruhnya mendapatkan jatah vaksin Covid-19.

 

Apalagi, Kaltim belum mencapai herd immunity di lingkup pelajar usia 12 hingga 17 tahun. Sehingga berpotensi penularan yang tinggi dikalangan pelajar.

 

"Persoalan PTM ini masih kami evaluasi terus sembari melakukan vaksinasi pelajar," kata Isran ditemui usai Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Nasdem, di Ballroom Hotel Equator, jalan Pupuk Raya, Guntung, Bontang Utara, Minggu (17/10/2021).

 

Lebih lanjut, Isran memperingatkan kepada seluruh kepala daerah, untuk tidak memberikan keputusan sendiri sebelum melalui pertimbangan tim Satgas Covid-19 Kaltim. 

 

"Jika yang sudah divaksin boleh menggelar PTM, kan kasian yang belum divaksin. Karena, kita harus mempertimbangkan unsur kebersamaan dan keadilan," imbuhnya.

 

Berbeda halnya dengan kategori pelajar SMP dan SD. Semua kewenangan berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) masing-masing kabupaten/kota. Sesuai dengan pertimbangantim Satgas Covid-19 di daerah. (Ryn/NB)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.