Upah Buruh di Bontang Tak Alami Kenaikan pada 2022

By Annas 25 Nov 2021, 16:53:07 WIB Daerah
Upah Buruh di Bontang Tak Alami Kenaikan pada 2022

Keterangan Gambar : Kantor Disnaker Bontang, Jalan Cut Nyak Dien, Bontang Baru, Bontang Utara, Kamis (25/11/2021). (Doc. Ryn/NB)


NEWSBONTANG.COM - Pemkot Bontang akan menggunakan surat rujukan Upah Minimum Kota (UMK) Bontang dar Upah Minimum Provinsi (UMP) dari Pemprov Kaltim.

Apabila menggunakan rujukan itu, otomatis besaran upah yang akan didapatkan pekerja dipastikan tak akan mengalami kenaikan. 

Jadi di  Bontang akan tetap menggunakan standar UMK 2021 senilai Rp 3.182.706.

Baca Lainnya :

Baca Juga : UMP Kaltim Naik 1,1 Persen, Wagub Sebut Karyawan Harus Bersyukur

"Nanti Pemprov yang tetapkan. Untuk jumlah UMK menggunakan nilai pada tahun 2021," kata Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, Andi Kurnia saat dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (25/11/2021).

Andi Kurnia mengatakan, alasan tak mengusulkan kenaikan UMK ke Provinsi Kaltim, karena tidak adanya dewan pengupahan. 

Di dalam dewan pengupahan terdiri dari unsur pemerintah, Organisasi Pengusaha, Serikat Pekerja/Serikat buruh, akademisi, dan pakar yang telah memenuhi persyaratan. 

Baca Juga : Serikat Buruh Tolak Kenaikan UMP 1,11 Persen, Ancam Demo Gubernur Kaltim

Dewan pengupahan diperlukan untuk merumuskan usulan kenaikan UMK berdasarkan nilai pertumbuhan ekonomi dan inflasi Kota Bontang tiga tahun kebelakang. Namun, ternyata data tersebut juga tidak kunjung didapat. 

"Iya 2022 Bontang tidak mengusulkan UMK. Selain belum memiliki Dewan Pengupahan, Pemkot juga tidak memiliki data pertumbuhan ekonomi dan inflasi dari BPS,"  tandasnya. (Ryn/NB)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.