UPT Pasar Tamrin Ultimatum Pedagang, 3 Bulan Tak Tempati Kios Akan di Tarik Hak-nya

By Annas 27 Mei 2021, 22:41:16 WIB Daerah
UPT Pasar Tamrin Ultimatum Pedagang, 3 Bulan Tak Tempati Kios Akan di Tarik Hak-nya

Keterangan Gambar : Situasi rapat koordinasi UPT Pasar Tamrin bersama dengan koordinator pedagang pasar Tamrin, Kamis (27/5/2021). (Doc. Ryn/NB)


NEWSBONTANG.COM - Unit Pelaksana Teknis (UPT) pasar memberi tenggat waktu selama tiga bulan ke depan, kepada pedagang Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) untuk segera mengisi lapak dagangannya.

Kasubbag Tata Usaha, UPT Pasar, Abdul Malik Rifai mengatakan, penindakan tegas  sebenarnya tidak perlu dilakukan apabila pedagang bisa kooperatif dari awal. Sehingga, ini keputusan yang mendesak demi kebaikan bersama untuk pedagang segera menempati yang hingga kini masih kosong.

"Tinggal baca surat yang diberikan dan ikhlas menerima," kata Malik saat di temui usai rapat bersama dengan coordinator pedangan Pasar Tamrin, di Gedung Pasar Tamrin, jalan Ir H Juanda, Tanjung Laut, Bontang Selatan, Kamis (27/5/2021).

Baca Lainnya :

Ia mengatakan, peralihan itu nantinya diprioritaskan kepada pedagang pasar Rawa Indah bekas korban kebakaran yang terjadi tahun lalu. Karena pihaknya tidak ingin untuk asal memberikan kios kepada pedagang. Lantaran pedagang bekas kebakaran pasar lama masih ada yang tak memiliki lapak.

"Tentunya kriteria itu akan kita bahas dengan tim kota karena tidak serta merta langsung dikasih" ujarnya.

Malik juga mengutarakan alasan belum dilakukan peralihan setelah dua kali dikirim surat teguran, karena pihaknya masih memberikan kesempatan kepada pedagang.

Namun, untuk saat ini, toleransi itu tak bisa dilanjutkan. Karena menunggu pandemi tidak ada habisnya dan belum tahu kapan berakhir.

Sehingga, penindakan itu harus segera dilakukan.

"Kita juga tidak boleh lama berlindung di pandemi, kalau covid 10 tahun baru berakhir, 10 tahun baru buka," ungkapnya.

Malik kembali menegaskan, pada akhir rapat sesuai dari komitmen berita acara yang ditanda tangani pedagang. Maksimal tiga bulan tak ditempati, maka lapak diambil alih oleh pemerintah.

Selanjutnya, menunggu arahan dari kepala Diskop-UKMP dan Wali Kota Bontang.

"Ini kan sudah 10 bulan," tutupnya. (Ryn/NB)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.