Warga Keluhkan Bau Amonia, Pupuk Kaltim Yakinkan Pabrik Berjalan Sesuai SOP

By Annas 28 Mar 2020, 11:00:15 WIB Daerah
Warga Keluhkan Bau Amonia, Pupuk Kaltim Yakinkan Pabrik Berjalan Sesuai SOP

Keterangan Gambar : Ilustrasi (Foto/Net)


NEWS BONTANG – Zulkifli Rizki salah seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bontang mengeluhkan bau amoniak dari perusahaan di wilayah bufferzone Loktuan.

Kepada reporter newsbontang.com ia menuturkan pada 26 Maret sekira Pukul 01 Malam, saat ia piket di Pos Damkar Pelabuhan Loktuan. Ia mencium bau amoniak yang sangat menyengat.

“Di situ aku dan teman-teman yang piket mulai pusing menghirup amoniak itu, terus kami berinisiatif untuk melapor. Datanglah kami ke pos security di sana, pertama kami datang ke security di pos 7 itu terus diarahkan langsung ke pos  yang masuk ke pabrik itu,” ucapnya, Jumat (28/3/2020) Malam.

Baca Lainnya :

Kata dia, saat melaporkan hal tersebut koordinator security perusahaan mengatakan laporan akan segera ditindaklanjuti dan diminta meninggalkan nomor kontak. Namun sudah 2 hari berlalu belum ada respon.

"Kami mewakili masyarakat disitu (Loktuan) walaupun kami bukan penduduk situ, tapi kebetulan kami kerjanya di situ. Kami yang tugas disitu merasa terganggu apalagi mereka yang memang tinggal di daerah tersebut," tuturnya.

Ia berharap, perusahaan melakukan pembenahan terhadap dampak bau amoniak tersebut dan ditemukan solusi agar kedepan bau amonia tidak terlalu tercium oleh masyarakat.

Senada, Arif (37) warga Loktuan membenarkan hal tersebut ia menyebut belakangan ini bau amoniak semakin menyengat saja.

“Ini sangat menyengat, gak kayak kemarin-kemarin mbak. Ini semakin parah baunya, apalagi kalau anginnya mengarah ke area penduduk, mengganggu,” tandasnya.

Sementara, dikonfirmasi terpisah Manager Humas PT. Pupuk Kaltim (PKT) Wahyudi menyatakan, tim Lingkungan Hidup PKT sejak dua malam lalu saat bau amoniak dikeluhkan langsung bergerak mengecek lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Sebagai informasi di Kawasan Industri KIE selain pabrik PKT yang memproduksi amoniak, ada juga pabrik milik perusahaan lain yang memproduksi dan menggunakan amoniak yaitu PT KPI, PT KNI dan PT Black Bear,” terangnya.

Jelasnya, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak Kelurahan Loktuan, Lembaga Pemberdayaaan Masyarakat (LPM) dan pihak terkait lainnya mengadakan sosialisasi kepada masyarakat terkait hal tersebut.

Ia pun menghimbau, masyarakat untuk tetap tenang. Wahyudi menyakinkan selama ini Pupuk Kaltim telah menjalankan dan mengoperasikan pabrik berdasarkan Standar Operasional Perusahaan (SOP).

“Semua sesuai regulasi dan peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang. Terutama terkait masalah safety dan dampak lingkungan, tutupnya. (Mira/NB).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.